Jumat, 21 Oktober 2016

Khasiat Prenatal Yoga Untuk Postur Tubuh Ibu Hamil




Ada begitu banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari berlatih prenatal yoga atau yoga hamil, namun pastikan bila ini kali pertama Anda berlatih yoga dan merasa kelelahan saat mencobanya, jangan lupa untuk rehat sejenak di sela-sela latihan Anda. Tak perlu terburu-buru saat berlatih, karena dalam berlatih yoga yang terpenting adalah Anda merasa nyaman dan rileks sesaat dan sesudah berlatih, sehingga manfaat yoga di kala hamil akan terasa.



Di masa kehamilan, tubuh Anda mengalami perubahan yang cukup drastis, baik secara fisik, hormonal maupun emosional. Hormon seperti estrogen, progesteron, prolaktin, relaxin, dan oksitosin meningkat tajam dan mengubah tubuh Anda. Berlatih prenatal yoga bisa membantu Anda untuk bisa beradaptasi secara konsisten terhadap perubahan tubuh Anda.

Selama 9 bulan, area tubuh bawah Anda akan membawa beban yang lebih berat karena pertumbuhan bayi Anda. Banyak gerakan yoga yang akan membantu Anda tetap sehat dan kuat, dan di saat yang sama membantu Anda merasa rileks menjalani masa kehamilan.

2. Belajar teknik pernapasan lebih baik

Mengapa teknik pernapasan sangat penting di kala Anda berbadan dua? Berlatih teknik pernapasan akan memberikan efek baik tak hanya bagi fisik namun juga bagi mental Anda. Di masa kehamilan, sering kali perubahan hormon yang terjadi tidak hanya mempengaruhi diri Anda secara fisik namun juga membuat emosi atau mood Anda naik turun tanpa alasan. Atau, Anda merasakan kekhawatiran yang berlebihan dan terkadang membuat pasangan Anda kebingungan.

Bila Anda bisa bernapas lebih baik, hal ini bisa membantu Anda mengontrol emosi selama kehamilan. Dengan prenatal yoga, berlatih teknik pernapasan juga akan meningkatkan kualitas napas Anda dan memaksimalkan asupan oksigen yang Anda bagi dengan sang jabang bayi selama kehamilan.

Tak hanya itu saja, dalam proses kelahiran bayi, bernapas yang baik akan membantu Anda mengurangi atau mengontrol rasa sakit selama proses kontraksi. Istilah yang sering digunakan: 


3. Membantu meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurangi sakit pinggang

Masalah umum yang sering dialami ibu hamil biasanya adalah kehilangan keseimbangan tubuh, dan pertumbuhan bayi dalam rahim yang juga sering mengakibatkan sakit pinggang berkepanjangan. Banyak gerakan prenatal yoga yang akan membantu sirkulasi tubuh, melatih keseimbangan tubuh, dan membantu merenggangkan otot pinggang.

4. Melatih diri dan mempersiapkan area pinggul untuk proses melahirkan

Banyak postur dalam prenatal yoga yang ditujukan untuk membantu mempersiapkan otot-otot di area pinggul lebih lentur dan fleksibel untuk proses melahirkan. Beberapa postur seperti squat atau jongkok, biasanya dilatih berulang kali untuk membantu membuka area pinggul dan pelvis.

Tak hanya latihan fisik, sering kali juga ada penggabungan persiapan mental, misalkan berlatih cara-cara memadukan napas dengan postur dan mengontrol rasa sakit saat proses kontraksi. Hal ini tentu sangat bermanfaat untuk persiapan melahirkan secara normal.

5. Membantu relaksasi dan melatih diri lebih mudah beristirahat

Di masa kehamilan, biasanya Anda punya kecenderungan merasa cemas sepanjang waktu. Intuisi sebagai calon Ibu membuat Anda tak bisa berhenti memikirkan perkembangan bayi Anda, persiapan melahirkan, atau bahkan semudah memilih makanan bernutrisi pun menjadi kekhawatiran. Selain membuat Anda was-was dan tak nyaman, perasaan cemas ini bisa menyebabkan Anda sering sulit tidur. Tak hanya rasa cemas, saat memasuki trimester ketiga kehamilan Anda, sulitnya memilih posisi tidur juga bisa menjadi penyebab utama insomnia datang.

Berlatih prenatal yoga secara rutin bisa memiliki peran besar untuk membantu Anda lebih tenang dan lebih rileks di kala rasa cemas tiba-tiba muncul. Anda juga bisa menghalau insomnia dengan mempraktikkan pose relaksasi atausavasana yang biasa dilatih di penghujung kelas yoga sembari mendengarkan musik yang biasa diputar di kelas yoga

6. Menjalin ikatan mendalam dengan jabang bayi

Saat berlatih yoga hamil, banyak sekali gerakan yang membuat bayi merasa nyaman, dan sering kali juga instruktur mengajarkan cara-cara berkomunikasi dengan bayi, misal mengusap perut sebelum memulai yoga dan meminta Anda memberitahukan bayi Anda bahwa Anda dan jabang bayi akan bergerak bersama. Hal ini membuat Anda merasa lebih nyaman saat berlatih dan juga membuat Anda lebih terbiasa berkomunikasi dengan bayi Anda.

7. Sosialisasi dengan ibu hamil lainnya

Datang khusus ke studio dan berlatih prenatal yoga bisa dijadikan ajang sosialisasi dengan ibu hamil lainnya. Tak hanya bertukar informasi seputar perubahan tubuh, Anda juga bisa bertukar info seputar rumah sakit, dokter kandungan, bahkan sampai jenis popok bayi yang baik dan tepat untuk dibeli bagi bayi Anda. Anda bisa membuat grup di aplikasi online messaging dan bisa berlanjut dengan bertemu rutin di luar ruang kelas. Tetap sehat dan aktif sembari menambah teman baru.


SEMOGA BERMANFAAT!

Kamis, 20 Oktober 2016

Khasiat Musik Mozart Untuk Janin




Mendengarkan musik klasik pada bayi dan ibu hamil sudah banyak dilakukan, pasalnya banyak sekali manfaat yang didapatkan dari musik klasik. Musik klasik sangat bermanfaat bagi janin si ibu hamil, namun memang belum banyak ibu hamil yang mengetahui bagaimana manfaat yang didapatkan dari musik klasik, khususnya bagi bayi di kandungan. 


1. Membantu Bayi Dalam Belajar Sejak Dini

Musik klasik sendiri memang merupakan suatu hal yang penting untuk perkembangan ibu dan janin. Bagi bayi manfaat mendengarkan musik klasik yang pertama adalah dapat membantu bayi untuk belajar secara dini. Penelitian yang dilakukan oleh dokter mengatakan bahwa, irama dan nada yang didengarkan secara rutin sebelum anak dilahirkan ke dunia akan membuat bayi belajar pada prinsip persepsi dan belajar tentang penalaran dasar misalnya seperti perbandingan, pengulangan dan pergantian.

Saat janin yang belum lahir, merupakan masa yang efektif untuk melakukan stimulasi langsung ke dalam kandungan. Kemudian setelah lahir barulah bayi akan dapat mendengarkan pola suara melalui indera yang dimilikinya.

2. Membantu Belajar Menikmati Lagu Dan Melodi

Kemudian saat mendengarkan musik klasik bagi bayi dapat membantu bayi untuk belajar menikmati lagu dan juga melodi. Saat masih di dalam kandungan, bayi akan diajarkan untuk belajar mendengarkan melodi dari detak jantung sang ibu. Bayi yang belum lahir ke dunia akan dapat tidur terus tanpa harus terganggu meski otaknya dapat mendengar dan menangkap bunyi yang berulang-ulang.

3. Membantu Berkomunikasi Dengan Baik

Manfaat mendengarkan musik klasik untuk bayi dapat berguna bagi masa depannya, karena nantinya bayi akan belajar untuk dapat berkomunikasi dengan baik. Sebelum bayi lahir ke dunia, suara yang selalu didengarnya menjadi sebuah acuan untuk selalu mendapatkan informasi.

Musik dapat membantu dalam perkembangan otak janin untuk dapat menjalin komunikasi dan membuat kemampuan pada bayi dalam berkomunikasi. Musik yang selalu didengarkan berulang-ulang akan membuat bayi belajar mempelajari ucapan ibu mereka atau orang yang mengurus mereka, bayi juga akan belajar bagaimana cara untuk meresponnya.

4. Membantu Bayi Dapat Lebih Aktif

Musik klasik yang didengarkan oleh bayi ibu hamil akan membantu untuk mendorong bayi (janin) agar bisa bergerak lebih aktif. Irama yang melekat pada musik klasik sangatlah mirip dengan detak jantung sang ibu. Syaraf motorik bayi juga akan lebih aktif jika didengarkan musik klasik sehingga akan membuat bayi aktif dalam bergerak. Tidak hanya sampai disitu saja, setelah dilahirkan bayi juga akan menjadi lebih aktif.

5. Membantu Mengurangi Stress Untuk Ibu Hamil

Selain bermanfaat pada janin, bagi ibu hamil sendiri mendengarkan musik klasik dapat mengurangi tekanan atau stress. Biasanya seorang ibu hamil nantinya akan mengalami beberapa perubahan, entah itu fisik maupun mental. Seorang ibu hamil biasanya akan lebih sensitif sehingga mudah terkena stress.

Oleh karena itu dengan mendengarkan beberapa jenis musik seperti musik klasik contohnya, dengan sendirinya akan terhindar dari tekanan atau stress saat masa kehamilan. Sehingga kondisi ibu hamil yang stabil akan mempengaruhi juga kondisi bayinya menjadi lebih baik.

Itulah beberapa manfaat mendengarkan musik klasik untuk bayi ibu hamil. Contoh musik klasik yang paling sering didengarkan, yaitu karya mozart dan bach.  Saat janin masih berada di dalam kandungan mulai ajaklah bayi untuk terbiasa mendengarkan musik klasik. Musik dipercaya mampu membantu janin dalam perkembangan otaknya, tidak hanya otaknya saja yang berkembang namun juga fisik bayi akan mudah untuk berkembang.



SEMOGA BERMANFAAT!

Rabu, 19 Oktober 2016

8 Komplikasi Pasca Melahirkan Operasi Caesar




Sebelum Anda dioperasi, dokter yang baik akan menerangkan bagaimana jalannya operasi, apa yang dilakukan langkah demi langkah pada anda, dan komplikasi-komplikasi apa saja yang mungkin terjadi. Komplikasi yang bisa terjadi pada operasi Caesar antara lain : 

1. Organ2 sekitar rahim terlukai

Usus besar, kandung kemih dan saluran kencing bisa saja terlukai pisau bedah saat operasi Caesar, karena organ2 ini letaknya berdekatan. Selain itu, syaraf juga bisa terlukai. Namun kejadian ini sangat jarang terjadi.

2. Bayi terlukai

Saat dinding rahim Anda dibuka, bayi bisa terlukai.

3. Perdarahan

Saat operasi perdarahan terjadi akibat sayatan atau tertinggalnya sisa plasenta, namun perdarahan dapat terjadi lebih lanjut jika kontraksi rahim tidak baik setelah plasenta dilahirkan. Anda akan mendapatkan transfusi darah, atau jika saat operasi terjadi perdarahan berat, maka pada kasus ekstrim akan dilakukan pengangkatan rahim.

4. Problem buang air kecil

Karena saat pembedahan dokter melakukan manipulasi organ dengan alat-alat (misalnya mendorong kandung kencing supaya tidak ikut tersayat saat membuka dinding rahim), hal ini dapat menyebabkan otot2 saluran kencing terganggu, akibatnya kandung kencing tidak sepenuhnya kosong setelah Anda buang air kecil.  Obat anestesi dan penghilang rasa sakit juga bisa menyebabkan problem ini. Gejala yang bisa dirasakan pasien misalnya keluarnya beberapa tetes air seni saat batuk, tertawa atau mengejan (inkontinensia urin). 

Gejala yang berat bisa terjadi, yaitu pasien tidak dapat BAK (retensi urin). Pada kasus seperti ini, akan dipasang selang kateter untuk membantu mengeluarkan urin. Masalah ini akan berangsur-angsur pulih saat otot2 panggul dan saluran kencing sudah beradaptasi.  Untuk menghindari masalah ini, biasakan melakukan latihan otot dasar panggul.

5. Infeksi

Infeksi dapat terjadi misalnya karena kurangnya sterilitas alat-alat operasi, adanya retensi urin, luka operasi yang terkontaminasi atau melalui transfusi darah. Infeksi bakteri pada umumnya dapat ditangani baik dengan antibiotik.

6. Perlengketan

Resiko perlengketan plasenta pada rahim (plasenta akreta) meningkat pada ibu yang menjalani operasi Caesar. Perlengketan juga bisa terjadi jika darah, jaringan plasenta atau jaringan rahim (endometrium) tertinggal dan menempel pada usus atau organ dalam lainnya.

7. Trombus dan emboli

Obat bius membuat otot-otot berelaksasi selama operasi, dimikian pula dengan otot-otot pembuluh darah. Hal ini membuat aliran darah melambat, konsekuensinya adalah resiko pembentukan trombus dan emboli meningkat. Trombus adalah bekuan darah yang dapat menyumbat aliran darah. Bekuan darah ini dapat terbawa aliran darah sehingga menyumbat pembuluh darah di kaki, paru-paru, otak atau jantung. 

Hal ini bisa berakibat fatal, misalnya jika penyumbatan di otak dan jantung, maka dapat menimbulkan kematian. Kejadian ini amat sangat jarang terjadi. Di jerman, sebelum pasien dioperasi Caesar, pasien dipakaikan kaus kaki khusus anti-trombus, setelah operasi diberikan suntikan pencegah thrombus dan pasien segera dimobilisasi, hari ke-5 pasca operasi pasien boleh pulang.

8. Emboli air ketuban

Ini terjadi apabila cairan ketuban beserta komponennya masuk ke dalam aliran darah ibu dan menyumbat pembuluh darah. Emboli air ketuban dapat terjadi pada persalinan normal ataupun operasi Caesar, karena pada saat persalinan terdapat banyak pembuluh darah yang terbuka. Kejadian ini amat sangat jarang terjadi.

Dengan adanya artikel ini, bukan untuk menakut-nakuti ibu yang akan menjalani operasi Caesar, namun untuk menginformasikan bahwa tindakan operasi Caesar bukannya tanpa resiko dan komplikasi. Adanya penjelasan oleh dokter akan menepis tuduhan malapraktik bila terjadi komplikasi seperti di atas.



SEMOGA BERMANFAAT!

Senin, 17 Oktober 2016

Tips Menjaga Kesehatan Balita Agar Tak Mudah Sakit




Dengan fisik prima dan daya tahan tubuh maksimal bikin kuman penyakit enggan mendekati balita. Caranya agar anak tak mudah sakit sebenarnya tidak sulit. Simak 6 cara menjaga kesehatan balita :

1. Jangan abaikan makan

Idealnya, balita mendapat asupan zat gizi seimbang agar mempunyai daya tahan tubuh yang cukup untuk menangkal penyakit. Hal ini bisa diperolehnya bila makanan mengandung ketiga golongan bahan makanan, yakni zat tenaga (karbohidrat dan lemak), zat pembangun (protein) dan zat pengatur (vitamin dan mineral). Komposisinya pun sebaiknya  50-70% karbohidrat, 20-30% lemak dan 10-15% protein.

Susahnya, banyak juga balita yang picky eater, atau hanya suka makanan tertentu. Jangan khawatir, Anda bisa kok menyiasati balita yang suka pilih-pilih makanan. Kalau balita hanya suka mi, masukkan daging ayam, sayur sawi, timun, udang ke dalamnya, atau bentuk makanannya dalam bentuk yang menarik, seperti dibentuk seperti wajah orang. Pokoknya, buat balita seolah-olah tetap mengonsumsi makanan kegemarannya.

2. Minum, pelepas dahaga

Selain makanan, jangan dilupakan asupan cairan buat batita. Sumber cairan penting adalah susu, jus buah dan air putih. Untuk susu, pilihlah yang sesuai usianya. Agar balita tidak keburu kenyang, berikan susu setelah balita makan. Setiap habis makan, berikan balita air putih dan sebagai selingan. Demikian juga jus, dapat diberikan sebagai selingan (snack) pada pagi dan sore hari. Ukuran pemberian per hari kira-kira susu sebanyak  2-3 gelas (200 mililiter),  jus buah (120 mililiter), dan air  2-3 gelas.

3. Bersih di sana, bersih di sini

Fisik prima tak hanya datang dari makanan. Kebersihan diri juga harus dijaga. Balita usia 2-3 tahun umumnya sudah bisa mencontoh orang lain. Untuk itu, biasakanlah balita untuk :

• Mandi, sebaiknya 2 kali sehari. Biasakan balita untuk menyabuni seluruh tubuh, termasuk lipatan-lipatan tubuh. Selesai mandi, keringkanlah tubuhnya.

• Gosok gigi, jumlah gigi batita sudah mulai banyak, jadi gunakan sikat gigi untuk membersihkan gigi. Jika batita sudah bisa berkumur, Anda boleh memberinya pasta gigi. Supaya batita mau sikat gigi, ajak ia sikat gigi bersama, batita biasanya senang meniru tingkah orangtuanya!

• Cuci tangan. Ajari balita untuk cuci tangan dengan sabun setiap kali mau makan, sehabis makan, sehabis main di luar dan sehabis buang air.

• Cuci kaki. Biasakan batita mencuci kakinya setiap kali mau naik ke tempat tidur, sehabis bermain dan sehabis bepergian.

4. Ayo bergerak! 

Tak usah pusing kalau melihat balita aktif bergerak. Berlari, memanjat, dan sebagainya. Yang penting, Anda jangan lengah mengawasinya agar tidak terjadi hal yang membahayakan seperti tersengat listrik atau jatuh dari tangga.

Setiap hari, anak sebaiknya bergerak minimal 1 jam (jumlah akumulatif). Tapi, jangan berlebihan pula, misalnya sampai lebih dari 2 jam per hari. Bentuk aktivitasnya dapat bermacam-macam, misalnya berlari, bermain bola bersama orangtua, berayun-ayun, atau bergoyang-goyang mengikuti irama lagu. Manfaat yang bisa dipetik bagi kesehatan tubuh balita, antara lain :

• Aliran darah menjadi lancar.
• Membuat daya tahan tubuh lebih baik.
• Mengurangi risiko kegemukan dan metabolisme tubuh jadi oke.

5. Istirahat

Balita yang memiliki gangguan tidur, dikhawatirkan proses pengeluaran hormonnya terganggu. Akibatnya, terjadi gangguan pertumbuhan, misalnya mengganggu pembentukan sistim kekebalan tubuh balita, proses belajar dan daya ingat.

Untuk itu, biasakanlah balita tidur siang sekitar 1-2 jam. Misalnya, setelah makan siang. Kalau Anda ibu bekerja, minta bantuan pengasuh. Total dalam sehari, balita membutuhkan 12-14 jam waktu tidur.

6. Imunisasi ulangan

Sudah melakukan imunisasi ulangan? Setelah balita merayakan ulang tahunnya yang  pertama, ingat bahwa sudah waktunya kembali untuk melengkapi imunisasi seperti imunisasi influenza, campak-gondongan-rubella dan cacar air.

Pada balita usia 15 – 18 bulan, ada ulangan ke-4 imunisasi wajib polio dan DTP dan imunisasi yang dianjurkan, yaitu Hib dan Pneumokokus (PVC). Pada usia 2 tahun, balita dapat diberikan imunisasi Hepatitis A dan Thyphus. Tujuan imunisasi adalah agar zat kekebalan tubuh balita terbentuk, sehingga risikonya mengalami penyakit yang bersangkutan lebih kecil. 

Biaya imunisasi mahal? Bisa jadi. Tapi jika balita jatuh sakit, biaya pengobatan dan perawatannya mungkin akan jauh lebih mahal dibanding biaya imunisasi.



SEMOGA BERMANFAAT!

Minggu, 16 Oktober 2016

Cara Berenang Aman Untuk Ibu Hamil




Ibu hamil membutuhkan makanan dan minuman untuk memenuhi gizi ibu hamil , meningkatkan daya tahan tubuh juga menjaga kesehatan janin yang dikandungnya. Selain makanan dan minuman yang bergizi, olahraga juga penting bagi ibu hamil dan kandungannya untuk memperlancar proses kelahiran serta menjaga kesehatan janin dalam kandungan. Namun demikian, tidak sembarang olah raga yang boleh dilakukan oleh ibu hamil.

Beberapa olahraga yang dilarang ibu hamil berbahaya bagi ibu hamil karena gerakannya yang cepat, membuat kelelahan yang berlebihan, serta resiko benturan pada rahim. Nah, karena itulah berenang menjadi salah satu olahraga yang popular bagi ibu hamil karena resiko benturan pada rahim dan kelelahan berlebihan dapat dihindari.


Berenang merupakan salah satu olahraga penting selain jalan kaki, yang besar manfaatnya bagi ibu hamil. Mengapa dikatakan demikian? Beberapa faktor di bawah ini merupakan ragam manfaat renang bagi ibu hamil yang berimbas pada kebugaran dan keselamatan ibu dan kandungannya. Berikut ini manfaat berenang bagi ibu hamil :

1. Resiko cidera relatif kecil

Berenang memang merupakan salah satu olahraga untuk ibu hamil yang cukup baik, karena memiliki resiko cidera yang rendah. Saat berenang tubuh menjadi ringan, sehingga akan mengurangi tekanan pada otot-otot dan persendian. Dengan demikian, akan meminimalisir terjadinya cidera pada engkel.

2. Melancarkan proses kelahiran

Apa yang terjadi pada tubuh ibu hamil ketika berenang? Aktivitas berenang yang rutin dapat membantu menguatkan otot-otot rahim dan sendi-sendi panggul, yang dikemudian hari akan melancarkan proses persalinan sehingga lebih mudah serta aman.

3. Memperkuat nafas

Lakukanlah olahraga renang secara rutin atau berkala, karena aktivitas renang membentuk otot-otot tubuh ibu hamil menjadi lentur. Tubuh tidak mudah merasa kelelahan serta napas menjadi lebih teratur. Dengan demikian, akan melatih dan memperkuat nafas bagi ibu hamil yang kemudian saat proses persalinan akan sangat berguna untuk mengejan. (Baca juga :cara mengatasi sesak nafas saat hamil dengan berenang)

4. Mengurangi resiko gangguan pada janin

Kondisi tubuh ibu hamil ketika mengandung biasanya akan mudah merasa lelah. Mudah merasa lelah akan berimbas pada kenaikan suhu tubuh. Kenaikan suhu tubuh pada ibu hamil tentu akan beresiko terhadap gangguan kesehatan janin dalam kandungan. Salah satu manfaat besar dari berenang adalah menstabilkan suhu tubuh ibu hamil sehingga, akan menurunkan resiko gangguan pada janin dalam kandungan, penyebab janin cacat sejak dalam kandungan.

Sejumlah manfaat besar dari berenang bagi ibu hamil telah kita ketahui bersama. Namun, berenang bagi ibu hamil juga memiliki resiko berbahaya bagi ibu hamil dan kandungannya :

1. Kandungan klorin

Sudah tidak aneh lagi bagi kita yang menyenangi olahraga renang, bahwa kolam renang cenderung menggunakan klorin. Penggunaan klorin pada kolam renang ditujukan untuk mencapai manfaat kehigenisan, diantaranya membunuh mikroorganisme yang mungkin hidup dalam kolam renang, seperti ganggang dan bakteri. Dengan demikian, perenang dapat merasakan kolam renang yang nyaman saat beraktivitas di dalamnya. Namun, klorin merupakan salah satu zat kimia yang berbahaya, karena menurut penelitian para ilmuwan dapat menimbulkan kanker.

Lalu, apa bahayanya bagi ibu hamil? Bagi ibu hamil kandungan klorin dalam kolam renang dapat berbahaya karena klorin dapat menurunkan sistem kekebalan janin sehingga perkembangan janin lebih rentan terhadap serangan penyakit, termasuk alergi atopic.

2. Dehidrasi

Berenang dapat menyebabkan dehidrasi. Ini terjadi karena setelah seseorang menyelam di dalam kolam renang, ia tak akan merasakan haus samasekali, walaupun tubuhnya sangat membutuhkan asupan air. Akibatnya, tubuh akan mengalami dehidrasi yang biasanya akan menyebabkan kram otot di kolam renang. Tingkat dehidrasi yang lebih parah dapat menyebabkan seseorang tiba-tiba pingsan di dalam kolam renang. Berenang di dalam kolam renang yang terbuka pada siang hari juga dapat menjadi penyebab seseorang mengalami dehidrasi. Maka, berhati-hatilah jika anda ibu hamil yang rutin berenang, untuk selalu memperhatikan asupan air sebelum dan sesudah berenang.

3. Teknik renang yang salah

Ini penting untuk diperhatikan karena biasanya orang tidak mengetahui tidak sembarang gerakan boleh dilakukan oleh ibu hamil. Ada gerakan-gerakan renang khusus yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan bagi ibu hamil yang berenang. Gerakan yang diperbolehkan bagi ibu hamil seperti gerakan yang pelan, tenang dan tidak banyak hentakan. Ini dilakukan untuk menghindari kelelahan selama berenang dan menghindari goncangan pada ibu hamil serta benturan termasuk benturan dengan air kolam.

Jadi, teknik renang yang diperbolehkan bagi ibu hamil misalnya gaya dada dan gaya bebas, karena keduanya tidak membutuhkan tenaga yang besar dan gerakan berlebihan pada bagian perut dan pinggang. Teknik renang yang tidak diperbolehkan, salah satunya adalah renang gaya punggung. Renang gaya punggung dilarang bagi ibu hamil karena dikahawatirkan terjadinya penekanan berlebihan pada pembuluh darah bagian belakang dinding rahim.

4. Terpeleset

Ketika ibu hamil masuk ke dalam kolam renang, kemungkinan keseimbangan tubuhnya akan berkurang sehingga dikhawatirkan akan terpeleset. Maka berhati-hatilah ketika berjalan di dalam maupun disekitar kolam renang, termasuk saat ibu hamil naik turun tanggasaat keluar atau masuk ke dalam kolam.

5. Infeksi

Air kolam renang tidak selalu bersih atau higenis walaupun ketika dipandang nampak sangat bersih, jernih sehingga dapat dipastikan mengandung berbagai bibit penyakit. Akibatnya, ada kemungkinan perenang terinfeksi. Bagi ibu hamil yang terinfeksi memang agak mengkhawatirkan, karena beberapa penyakit yang diderita ibu hamil dapat mempengaruhi perkembangan bayi dalam kandungan.


1. Lakukan gerakan renang yang perlahan, lembut supaya rahim tidak tergoncang. Goncangan yang hebat dapat menyebabkan pendarahan dan penyebab keguguran kehamilan.

2. Supaya tehindar dari dehidrasi, upayakan minum segelas air putih sebelum berenang, minum setiap 20 menit sekali selama berebang serta minum setelah renang.

3. Berenang pada pagi hari untuk menghindari dehidrasi sekaligus dapat mengurangi rasa mual akibat hamil.

4. Lakukan renang dengan waktu yang tidak terlalu lama, karena berenang terlalu lama akan meningkatkan suhu tubuh ibu hamil yang akan berimbas pada gangguan janin.

5. Gunakan sandal renang anti slip supaya ibu hamil terhindar dari terpleset di kolam renag.

6. Berhenti berenang saat ibu hamil mulai merasa kelelahan.

7. Memastikan kolam renang yang akan didatangi higenis dan dibersihkan secara berkala.



SEMOGA BERMANFAAT!

Sabtu, 15 Oktober 2016

Panduan Senam Hamil diusia Kandungan 7 Bulan




Senam hamil 7 bulan sangat bagus dilakukan oleh para ibu yang hamil tua karena dinilai bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Pasalnya pada saat usia kehamilan sudah semakin mendekati waktu kelahiran, kondisi fisik ibu hamil pasti semakin lama akan makin menurun. Belum lagi berat bayi yang ada di dalam perutnya pun pasti akan semakin bertambah sehingga biasanya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Maka dari itu untuk menjaga kebugaran tubuh, ibu hamil terutama pada saat usia kandungan 7 bulan disarankan untuk tetap melakukan beberapa kegiatan fisik yang ringan. Kegiatan fisik atau kegiatan olahraga ringan tersebut dinilai bisa mengontrol naiknya berat badan serta bisa mengatasi berbagai keluhan yang biasanya dialami oleh para ibu hamil. Sebut saja sulit tidur, bengkak, bahkan bisa mengurangi risiko diabetes.


Kegiatan senam hamil ini sebaiknya dilakukan juga sebelum kehamilan berusia tujuh bulan akan tetapi minimal kandungan berusia 22 minggu. Selain bertujuan untuk menjaga tubuh agar tetap fit, senam hamil ini juga dilakukan untuk melatih bagian-bagian otot tertentu yang bisa membuat proses kehamilan menjadi lebih normal. Seperti otot pada perut, otot panggul, paha, dan bagian lainnya. Dan biasanya ketika melakukan senam para ibu hamil juga diajarkan bagaimana cara melatih pernapasan saat terjadi kontraksi.

Nah, sebelum Anda mengetahui bagaimana gerakan senam hamil 7 bulan, Anda harus mengetahui beberapa hal penting terkait senam hamil. Hal pertama yang harus Anda ketahui adalah bahwa semua gerakan yang diajarkan dan dianjurkan pada senam hamil ini adalah gerakan yang menggabungkan antara latihan pernapasan, kinerja otot jantung, kelenturan, dan juga relaksasi. Seperti yang tadi sudah dibahas, gerakan-gerakan senam ini juga akan memperkuat beberapa bagian otot tubuh Anda yang dibutuhkan pada saat proses persalinan tiba. 

Beberapa gerakan senam ini juga bisa mengurangi kejadian kram pada kaki, rasa pegal yang dialami pada punggung serta pinggang, serta bisa juga membantu bayi menuju ke jalan lahirnya. Bermanfaat sekali, bukan? Dan hal terakhir yang perlu Anda ketahui adalah, manfaat-manfaat yang barusan dijelaskan hanya akan Anda rasakan jika Anda melakukan aktivitas senam tersebut secara rutin.

Akan tetapi, sebelumnya Anda juga harus mengetahui syarat-syarat tertentu yang tidak boleh Anda lewatkan demi keselamatan bayi yang ada di dalam kandungan dan juga keselamatan Anda tentunya. Jadi dalam melakukan kegiatan senam ini, cara senam hamil tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Untuk boleh melakukan senam ibu hamil disarankan usia kehamilannya sudah lebih dari 22 minggu.

Tak lupa Anda juga harus sudah menanyakan dan meminta ijin kepada dokter atau bidan untuk melakukan kegiatan tersebut. Nah, supaya lebih terjamin keamanannya, senam yang Anda lakukan juga harus dalam pengawasan instruktur yang berpengalaman dalam bidang senam hamil dan sebaiknya jika belum pernah melakukannya sama sekali, jangan lakukan senam hamil 7 bulan sendirian.

Selain itu, segera hentikan senamnya jika Anda merasakan nyeri, perdarahan, terlalu sering kontraksi, cairan ketuban keluar, napas sesak, detak jantung semakin cepat, atau terjadi pembengkakkan pada tubuh. Jika terjadi hal tersebut segera periksakan kandungan ke dokter atau bidan. Ada juga pantangan atau larangan melakukan senam hamil terutama bagi para ibu hamil yang punya beberapa riwayat penyakit seperti jantung, paru, kelainan letak plasenta, hipertensi, dan sebagainya. Maka dari itu Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu sebelum melakukan senam hamil 7 bulan.


Sebelum memulai gerakan senam Anda, cukup disarankan agar Anda menggunakan karpet busa tipis sebagai alasnya agar lutut Anda atau bagian tubuh yang lain tidak terasa sakit saat tertekan. Setelah itu, lakukanlah beberapa gerakan cara senam hamil berikut ini :

1. Duduk

Pertama duduklah dengan tegak dan usahakan posisinya senyaman mungkin. Kemudian rentangkan kedua kaki Anda dengan lebar sesuai dengan kemampuan Anda, akan tetapi posisi punggung harus tetap tegak. Selanjutnya lakukan gerakan mencondongkan badan ke depan dengan menjatuhkan lengan ke depa. Lalu tahan posisi tersebut selama beberapa detik.

2. Tidur

Selain gerakan duduk, ada juga gerakan yang bisa Anda lakukan dengan tidur. Untuk gerakan ini sediakan juga kursi sebagai alat bantu. Tidurlah dengan posisi terlentang, lalu angkat kaki dan letakkan di atas kursi sedangkan posisi punggung tetap berada di lantai. Gerakan yang harus Anda lakukan adalah mengangkat bokong Anda dengan tumpuan kedua siku Anda. Diarankan Anda melakukan 8 kali dalam sehari.

3. Otot Dada

Selain itu Anda juga perlu melatih otot-otot tubuh Anda termasuk otot dada sehingga bisa memberikan kekuatan tambahan untuk paru dan jantung Anda. Caranya mudah, sekarang coba siapkan dua buah botol yang sudah diisi penuh dengan air. Gunakan alat sederhana tersebut untuk menjadi barbel. Lakukan seperti latihan barbel biasanya sebanyak 5-10 kali setiap gerakannya.

4. Pelenturan

Senam hamil 7 bulan selanjutnya berfungsi untuk melatih kelenturan tubuh Anda. Gerakan senam ini bisa dilakukan menggunakan kursi makan yang empuk. Duduklah di kursi tersebut dengan posisi duduk tegak dan kedua tangan di pinggang. Gerakannya adalah, lurukan atu kaki lalu tekuk telapak kaki ke arah dalam dan tahan selama kurang lebih lima detik.

5. Pendinginan

Untuk gerakan senam hamil 7 bulan yang atu ini bisa Anda lakukan dengan duduk santai di atas sofa. Sekarang bersandarlah pada sofa dan jaga keseimbangan Anda dengan posisi pungung tetap lurus. Kemudian pertemukan dua telapak kaki Anda dengan posisi seperti bersila. Lalu tahan posisi tersebut selama kurang lebih 8 hitungan.


Selain melakukan senam hamil yang dinilai bisa membuat tubuh menjadi lebih fit, Anda juga disarankan untuk tidak melakukan beberapa aktifitas yang bisa merugikan dan membahayakan kondisi kehamilan Anda. 

Beberapa dokter atau bidan menyarankan agar ibu hamil 7 bulan : 

naik motor dengan sangat berhati-hati apalagi saat melewati jalan yang rusak. Bahkan saat usia kehamilan tua, seorang ibu hamil juga disarankan untuk tidak naik kendaraan terutama motor. Apalagi naik sendirian karena bisa membahayakan kehamilan. Selain itu, mengonsumsi obat-obatan kimia tanpa petunjuk dokter pun juga bisa membahayakan kondisi kehamilan dan juga kondisi ibu. Beberapa jenis obat memang aman, akan tetapi tentu saja ada yang tidak aman dan tidak dianjurkan untuk seorang wantia hamil. Setelah membaca informasi yang barusan kami bagikan, jangan lupa juga untuk selalu mengonsultasikannya kepada dokter kandungan supaya Anda juga bisa memantau kondisi kandungan Anda. So, itu tadi adalah artikel mengenai bagaimana cara melakukan senam hamil 7 bulan.


SEMOGA BERMANFAAT!

Kamis, 13 Oktober 2016

Khasiat Musik Relaksasi Untuk Ibu Hamil




Seseorang ibu hamil membutuhkan perhatian khusus dan kasih sayang yang lebih, baik kepada janin yang didalam, maupun ibu yang mengandung. Berikanlah perawatan dan perlindungan yang super ekstra agar janin dan ibunya tetap sehat. Kesehatan ibu dan janin akan mempengaruhi kondisi bayi Anda saat lahir. Banyak cara yang bisa Anda lakukan utuk menyehatkan ibu hamil dan janin. Diantaranya dengan mendengarkan musik relaksasi. Anda akan mendapatkan manfaatnya jika mendengarkan musik relaksasi untuk ibu hamil.

Setiap ibu pasti ingin memiliki bayi yang sehat dan normal? Apabila Anda menginginkan bayi yang sehat, normal, dan cerdas. Anda harus melakukan perawatan dan penjagaan yang baik, mulai dari masa kehamilan sampai anak Anda benar-benar sudah siap menghadap dunia luar yang penuh dengan tantangan hidup.

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anda (ibu hamil) dan janin agar tetap sehat. Diantaranya konsumsilah makanan yang sehat yang mengandung gizi dan nutrisi, olahraga secara teratur, menghindari aktivitas yang terlalu berat, istirahat yang cukup, menghindari segala macam bentuk tekanan seperti stres, depresi, dan lain-lain. Anda bisa berikan rangsangan kepada bayi Anda melalui musik relaksasi.

Musik relaksasi sudah terbukti dapat membantu Anda menyehatkan janin Anda, memberi masa depan yang lebih baik buat Anda juga dapat membantu Anda dalam memulihkan tenaga Anda sesudah melahirkan. Namun musik relaksasi ini hanya bertujuan untuk membantu, dan jangan dijadikan sebagai alternatif pengobatan yang utama.


1. Bagi ibu hamil sebelum melahirkan

Musik relaksasi dapat membantu perkembangan otak janin sejak dalam kandungan, menghilangkan stres pada ibu hamil, menciptakan kondisi rileks, dan memudahkan proses kelahiran.

2. Bagi ibu hamil sesudah melahirkan

Terapi musik ini dapat mengoptimalkan pertumbuhan bayi dan perkembangan bayi pasca lahir.

3. Kegiatan terapi musik dapat membantu ibu-ibu hamil agar tetap dapat mempertahankan keseimbangan antara kesehatan jasmani, pikiran, dan emosi.

4. Terapi musik ini jika Anda dengarkan secara rutin dapat menyongsong masa depan bayi atau anak yang lebih cemerlang, memiliki ketrampilan, dan kreativitas.

5. Melalui rangsangan-rangsangan musik yang diperdengarkan kepada janin/bayi secara teratur, kelak dalam diri seorang anak akan tumbuh kepribadian yang kuat dan ia mampu menyerap banyak hal.


SEMOGA BERMANFAAT!